Ahok menolak izin Monas untuk Pengajian, Jokowi pun hanya diam #KeluarkanIzinMonas


CQ7XtkiU8AA3Xh0

perhelatan dzikir akbar tahunan bersama guru besar Al-Habib Umar bin Muhammad bin Hafidz bin Salim bin Syeikh Abu Bakar bin Salim (Yaman) bersama ulama internasional dan jutaan jama’ah kurang dari satu bulan lagi (Senin, 09 November 2015), namun para penguasa menutup mata dan telinganya, gubernur selaku kepala wilayah DKI Jakarta tidak memberikan izin untuk acara besar ini, acara yang telah berlangsung sejak 3 periode masa gubernur-gubernur sebelumnya tidak pernah mendapat masalah.

kini izin pun belum dikeluarkan, bahkan dari pak Ahok telah menolak untuk mengizinkan monas. sungguh ini sangat mengecewakan, Ahok yang selalu berteriak SARA justru tindakannyalah yang menggambarkan bahwa dirinya lah yang SARA, bagaimana tidak harusnya sebagai kepala daerah beliau yang semestinya merangkul segala lapisan masyarakat, baik yang beragama muslim maupun non-muslim, namun justru membuat perbedaan.

12122679_779585592151031_1704543339777247512_n

www.deforzasports.blogspot.co.id

Monas adalah milik masyarakat, hampir setiap harinya monas digunakan oleh berbagai lapaisan masyarakat dengan segala macam event, mulai acara politik, keagamaan, kesehatan, olahraga, konser-konser musik, pagelaran budaya, hingga acara-acara komersial, namun aneh kenapa giliran acara keagamaan (Muslim) Justu tidak diizinkan, sejak masa era kepemimpinan Jokowi dan ahok, pemerintah beberapa kali menolak kegiatan dzikir akbar di monas, dengan berbagai macam alasan.

CRBZjPkUkAAqa-S

baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat sama sama berdiam diri, menutup telinga dan matanya. apa yang salah dari kami wahai para penguasa? kami menggunakan monas bukan untuk berpesta, bukan untuk narkoba, bukan untuk mabuk-mabukan, bukan untuk perjudian, bukan untuk tawuran, bukan untuk melanggar hukum, namun kami ingin menggunakan monas untuk berdo’a, untuk berdzikir, dengan tujuan untuk kebaikan bangsa kami juga.

kenapa kami meminta izin di monas?

dengan jumlah masa yang banyak ratusan ribu hingga juta-an kami khawatir akan mengganggu masyarakat umum jika acara ini diselenggarakan di masjid-masjid atau di tempat lain, karena tempat lain tidak ada yang bisa menampung para jama’ah, baik di istiqlal, GBK, At-Tin, kesemuanya tidak mampu menampung para jama’ah yang datang dari berbagai daerah dan berbagai negeri dan dikhawatirkan akan menimbulkan kemacetan. tolong untuk para penguasa baik pak Ahok selaku Gubernur DKI Jakarta maupun Pak Presiden Jokowi agar mempertimbangan dan mengizinkan kami untuk menggunakan Monas, karena tidak ada lagi tempat yang lebih luas dari monas yang mampu menampung kami.

kami berharap kepada para penguasa untuk membuka hati kalian, semoga Allah membukakan pintu rahmat dan kasih sayang-Nya untuk kalian semua. Aamiin Allahumma Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: