Syahid itu ada 3 macam


Syahid itu ada 3 macam

1. Syahid  dunia & akhirat

2. Syahid  Akhirat

3. Syahid  dunia

 

-Syahid Dunia & Akhirat

Yaitu seseorang yang mampu mengalahkan hawa nafsunya..

Rasulullah SAW bersabda ” Jihad akbar adalah melawan hawa nafsu “meskipun sebagian ulama berpendapat bahwa Hadits ini Dhaif(lemah), Namun Maknanya adalah Shahih

perlu kita ketahui bahwa Hadits Dhaif itu terbagi ke dalam 49 bagian, bukan seperti yang dikatakan oleh sebagian orang yang mengatakan hadits dhaif itu hadits palsu, tetapi tidak semua Hadits dhaif itu palsu.

Ahlul Badr adalah orang-orang yang berjihad dengan jiwa yang suci

Rasulullah SAW bersabda ” sebaik-baik umatku adalah Ahlul Badr, berbuatlah sesukamu sungguh Allah telah mengampuni dosa-dosamu yang lalu dan yang akan datang “, malaikat jibril mengaminkan dan berkata ” sebaik-baik malaikat adalah malaikat ahlul badr ( malaikat yang ikut berperang bersama Ahlul Badr)

orang yang berjihad itu sebelum dia berjihad melawan musuh dia pula berjihad dengan melawan hawa nafsunya..

diriwayatkan bahwa Sayyidina Ali ketika dalam peperangan telah menjatuhkan musuh dan  pedangnya, dan ketika akan dibunuh orang itu meludahi wajah sayyidina Ali, kemudian Sayyidina Ali tidak jadi membunuhnya, dan para sahabat bertanya ” kenapa kau Sayyidina Ali tidak jadi membunuhnya? Sayyidina Ali menjawab ” aku takut membunuhnya bukan karena Allah, namun karena hawa nafsuku(emosiku).

mereka yang benar-benar berjihad itu bukan dengan emosi,bukan dengan kebencian, namun mereka berjihad dengan hatinya, karena Allah SWT,

orang yang Syahid dunia akhirat adalah orang yang wafat dalam peperangan yang berjihad karena Allah

ia di dunia diperlakukan sebagai orang yang syahid(tidak perlu dimandikan dan dikafani) dan juga di akhirat ia diperlakukan sebagai orang yang Syahid dan dikumpulkan dengan para syuhada.

-Syahid Akhirat-

Rasulullah SAW bersabda ” Syuhada adalah lima : orang yang wafat terkena sakit Tha’un, dan orang yang wafat terkena sakit diperutnya, dan orang yang wafat tenggelam, dan orang yang wafat terkena reruntuhan/longsor, dan orang yg wafat dalam peperangan di Jalan Allah” (Shahih Bukhari)

bahkan dalam Riwayat Shahih muslim ada 7 macam yang dapat dikatakan sebagai syuhada

– Dimasa itu ada yang menyebut wabah tha’un itu adalah wabah penyakit yang menimpa suatu negeri atau di satu wilayah dan yang wafat bisa ratusan ribu orang. Dahsyat sekali wabah tha’un ini, biasanya datang 8 tahun sekali atau 10 tahun sekali di masa itu. Rasul berkata bahwa yang wafat terkena wabah tha’un maka ia syahid. Namun sebagian ulama mengatakan bahwa semua yang bersifat wabah penyakit, jika ia wafat terkena wabah itu maka ia tergolong kepada hadits ini dan di masa itu tidak ada wabah penyakit yang membunuh terkecuali wabah penyakit tha’un. Dan sebagian ulama mengelompokkan semua yang wafat terkena wabah penyakit (yg mematikan) maka ia dikelompokkan didalam syuhada.

-orang yang sakit diperutnya itu adalah Apakah itu berupa ususnya, jantungnya atau lambungnya atau ginjalnya. Semua yang ada penyakit di dalam perutnya dan wafat karena itu maka ia wafat dalam keadaan syahid. Dan termasuk juga wanita yang wafat dalam keadaan hamil. Demikian ucapan Imam Nawawi didalam Syarh Nawawi alam Shahih Muslim. Orang yang hamil masuk kedalam kelompok ini, karena ia wafat dalam keadaan hamil (dikelompokkan yg wafat terkena sakit diperutnya) maka ia dikelompokkan bersama para syuhada yang wafat dalam syahid.

-Orang yang wafat tenggelam selama ia muslim maka ia wafat dengan kemuliaan syahid.

orang yang wafat terkena reruntuhan bangunan. Apakah itu berupa tanah longsor, apakah berupa reruntuhan bangunan atau lainnya. Selama ia tertimpa sesuatu reruntuhan maka ia wafat dalam keadaan syahid.

mereka adalah orang yang dapat dikatakan sebagai syuhada di akhirat, namun di dunia mereka

diperlakukan sebagaimana orang yang wafat biasa.

-Syahid Dunia-

yaitu orang-orang berjihad namun tidak mampu mengalahkan hawa nafsunya,

mereka yang berjihad dengan emosi,kebencian,dendam tanpa kesucian jiwa.. yang banyak teriak jihad..jihad..jihad. namun tak memahami jihad yang sesungguhnya, jihad sesungguhnya yaitu jihad Karena Allah, jihad karena membela Agama Allah bukan dengan kebencian,emosi,dendam dan lain sebagainya

diriwayatkan dalam sirah bin hisyam ” salah seorang sahabat(ahlul badr) ketika hendak berperang mengantuk hingga menjatuhkan pedangnya ”

mereka jiwa-jiwa suci tidak berperang dengan kebencian,dendam,emosi hingga malah mereka mengantuk, padahal mereka sudah berada dihadapan musuh.

mereka yang syahid dunia adalah mereka yang wafat dalam peperangan namun tidak mampu mengalahkan hawa nafsunya, mereka itu di dunia diperlakukan sebagai syuhada (dimakamkan tanpa dimandikan,tanpa dikafani dsb), namun di akhirat mereka tidak termasuk dalam kelompok syuhada..

selamat berjuang melawan Hawa Nafsu..

selamat berjihad akbar di bulan Ramadhan Khususnya dan di setiap hari-hari kita pada umumnya..

semoga Allah SWT menjadikan kita termasuk orang-orang yang syahid dunia & akhirat

Aamiiien…Allahumma Aamiinn…

Marhaban Yaa Ramadhan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: