Tentang Keutamaan Sifat Ikhlas dan Haramnya Riya


Asalamu’alaikum Wr.Wb..

Alhamdulillahirrabbil’alamin….puji dan syukur kehadirat Allah Swt…yang telah menciptakan langit dan bumi beserta isinya….yang telah mengatur semua kehidupan didunia ini..
yang Maha Pencipta lagi Maha Pemurah….yang Maha menawarkan Kasih Sayang-Nya kepada setiap Hamba-Nya……
Shalawat & salam tak lupa kita curahkan kepada Muhammad Rasulullah Saw….
sang Idolaku dan Idola kalian….yang telah membawa umatnya dari zaman jahiliyah(kebodohan) hingga zaman yang penuh dengan ilmu pengetahuan..

Pelajaran Kedua Tentang Keutamaan Sifat Ikhlas dan Haramnya Riya

” Firman Allah swt.., : ” Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus dan supaya mereka mendirikan Shalat dan menunaikan Zakat; dan yang demikian itulah Agama yang lurus.”
(Q.S. Al-Bayyinah ayat 5).

” Bersabda Rasulullah Saw.: ” sesungguhnya semua amal haruslah dengan niat, dan sesungguhnya tiap-tiap manusia akan dibalasi menurut apa yang diniatkannya. maka barangsiapa yang berhijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya. dan barangsiapa berhijrah karena dunia,(harta atau kemegahan dunia)atau karena seseorang perempuan yang akan dikawininya, maka hijrahnya itu kearah yang ditujunya.”
(H.R. Syaikhan dari Umar).

” sesungguhnya Allah Swt.., tidak memandang kepada tubuh kamu, dan tidak kepada rupamu akan tetapi Ia memandang kepada hatimu dan amalmu. ”
(H.R.Muslim dari Abu Hurairah).

” Sesungguhnya Allah Swt., menuliskan kebaikan dan kejahatan, kemudian menjelaskan keduanya, maka barangsiapa yang berniat baik kemudian tidak dikerjakannya, Allah mencatat baginya satu kebaikan, kemudian dikerjakannya, lalu dicatat sepuluh kebaikan (mungkin ditambah)hingga tujuh ratus kali lipat atau lebih dari itu. dan apabila berniat berbuat kejahatan dan tidak dikerjakannya,Allah mencatat baginya satu kebaikan. jika niat itu dilaksanakannya maka ditulis baginya satu kejahatan.”
(H.R. Syaikhan dari Ibnu Abbas Ra)

” Barangsiapa yang ikhlas dalam berdo’a,maka Allah mendengarnya dan barangsiapa yang berpura-pura dalam do’anya, Allah Swt. berpura-pura pula dengan dia.”
(H.R. Syaikhani).

semoga Allah memberikan Ridho & Rahmatnya kepada kita semua
Amin ya Rabbal ‘alamin,,,,,,,,,,

Minggu 01 November 2009

Muhammad Faqihuddin

· · Bagikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: