Keseharian Keluarga Habib Munzir


“Kami mau menabung untuk bisa pergi ke madinah untuk ziarah Nabi saw. Kami mau beli pesawat sendiri. Jadi bisa mengajak jamaah majelis ramai ramai ke Madinah. Muhamad jadi pilotnya, Hasan jadi kondekturnya, dan Fatimah jadi pramugarinya.”. Saya hanya bisa geleng-geleng dan membiarkan saja.

Zuhud adalah hidup dengan sederhana dalam keduniawian, hamba belum mampu mencapainya. Namun sebagian usaha yang hamba lakukan adalah menghilangkan cinta pada semua hal yang bersifat duniawi, berupa harta dll. yang tidak ada sangkut pautnya dengan aksesoris dakwah. Hamba membutuhkan mobil, untuk mencapai banyaknya majelis dan ketepatan waktu untuk tiba di lokasi yang sudah ditunggu puluhan ribu orang hampir setiap malamnya. Di satu pihak tanpa hamba punya kendaraanpun hamba akan siap dijemput oleh ribuan mobil yang akan mengantar hamba kemanapun hamba akan pergi. Namun hamba tak mau menyusahkan orang lain, apalagi membebani para penyelenggara untuk harus menyediakan kendaraan penjemput pula, maka hamba membeli mobil dengan angsuran. Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 258 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: